Mengelola Stress Kerja Masa Pandemi

 Training Mengelola Stress Kerja Di Masa Pandemi 

Training Mengelola Stress Kerja Di Masa Pandemi adalah program pelatihan profesional yang membantu peserta memahami sumber stress, proses terjadinya stress, dampak stress terhadap kehidupan dan pekerjaan, serta berbagai teknik praktis untuk mengelola tekanan secara lebih sehat dan produktif.Perubahan pola hidup, pola kerja, target, lingkungan, tuntutan pekerjaan, hubungan interpersonal dan ketidakpastian dapat menjadi sumber tekanan bagi seseorang. Kondisi tersebut tidak selalu dapat dihindari, sehingga kemampuan mengelola stress kerja menjadi salah satu kompetensi penting agar individu tetap mampu menjaga produktivitas, keseimbangan emosi, kualitas hidup dan kualitas kerja. Melalui Training Mengelola Stress Kerja Di Masa Pandemi Johnson Indonesia, peserta akan mempelajari pendekatan pengelolaan stress melalui self-care, time management, emotional intelligence, managing mindset, relaxation, Action Oriented Approach, Emotion Oriented Approach dan Acceptance Oriented Approach.

Mengapa Training Mengelola Stress Kerja Penting?

Stress merupakan bagian dari kehidupan dan dapat muncul dari berbagai sumber, termasuk pekerjaan, perubahan lingkungan, target, hubungan dengan orang lain, beban kerja dan kondisi pribadi. Apabila tidak dikelola dengan baik, stress dapat memengaruhi fokus, motivasi, kualitas keputusan, hubungan interpersonal dan produktivitas kerja. Sebaliknya, individu yang mampu memahami sumber tekanan serta mempunyai strategi untuk mengelola pikiran, emosi dan aktivitas kerja akan lebih mampu menghadapi tantangan secara konstruktif. Kemampuan dalam Stress Management At Work juga berhubungan dengan kecerdasan emosi. Individu perlu mampu mengenali emosinya, mengelola respons terhadap tekanan, membangun pola pikir yang lebih positif serta memilih tindakan yang tepat ketika menghadapi situasi sulit. Karena itu, program ini tidak hanya berfokus pada cara mengurangi tekanan tetapi juga pada pengembangan Emotional Intelligence, Positive Mindset, Self Management, Time Management, Employee Wellbeing dan Personal Effectiveness.

Manfaat Training

  • Memahami pengertian dan proses terjadinya stress.
  • Memahami mengapa seseorang dapat mengalami stress.
  • Mengenali sumber-sumber stress dalam kehidupan dan pekerjaan.
  • Memahami pengaruh stress terhadap kehidupan pribadi.
  • Memahami dampak stress terhadap produktivitas kerja.
  • Mengenali tanda-tanda seseorang mengalami stress.
  • Mengenali tingkat stress secara lebih baik.
  • Mengenali faktor penyebab stress di tempat kerja.
  • Memahami peranan kecerdasan emosi dalam pengelolaan stress.
  • Mengembangkan kemampuan self-care.
  • Meningkatkan kemampuan mengelola waktu.
  • Mengelola lingkungan kerja secara lebih efektif.
  • Mengelola hubungan interpersonal yang dapat memicu tekanan.
  • Mengembangkan pola pikir yang lebih sehat dan positif.
  • Memahami teknik relaksasi dalam membantu mengelola stress.
  • Meningkatkan pemberdayaan diri dalam menghadapi tekanan.
  • Meningkatkan kualitas hidup dan kualitas kerja.

Materi Training Mengelola Stress Kerja

1. Pemahaman Tentang Stress

  • Pengertian stress.
  • Mengapa orang dapat mengalami stress.
  • Proses terjadinya stress.
  • Sumber-sumber stress.
  • Internal dan external stressor.
  • Stress dalam kehidupan modern.

2. Pengaruh Stress Dalam Kehidupan & Pekerjaan

  • Tanda-tanda seseorang mengalami stress.
  • Tingkat stress.
  • Dampak stress dalam kehidupan seseorang.
  • Dampak stress terhadap pekerjaan.
  • Dampak terhadap konsentrasi.
  • Dampak terhadap produktivitas.
  • Dampak terhadap hubungan interpersonal.

3. Mengenali Faktor Penyebab Stress Di Tempat Kerja

  • Workload.
  • Deadline dan target kerja.
  • Perubahan pekerjaan.
  • Role ambiguity.
  • Konflik interpersonal.
  • Lingkungan kerja.
  • Kurangnya kontrol terhadap pekerjaan.
  • Ketidakpastian dan perubahan organisasi.

4. Emotional Intelligence & Stress Management

  • Pengertian Emotional Intelligence.
  • Pentingnya kecerdasan emosi di tempat kerja.
  • Self awareness.
  • Self management.
  • Emotional regulation.
  • Peranan EQ dalam mengelola stress.
  • Mengelola respons emosional terhadap tekanan.

5. Action Oriented Approach

  • Mengidentifikasi penyebab stress yang dapat dikendalikan.
  • Menyusun solusi terhadap sumber tekanan.
  • Problem solving.
  • Priority management.
  • Mengurangi unnecessary stressor.

6. Manajemen Waktu Untuk Mengurangi Stress

  • Pentingnya time management.
  • Mengelola tugas.
  • Membuat prioritas.
  • Mengelola deadline.
  • Mengurangi pekerjaan yang tidak bernilai tambah.
  • Mengatur waktu kerja dan istirahat.

7. Manajemen Lingkungan Kerja

  • Mengenali lingkungan yang dapat menimbulkan stress.
  • Work organization.
  • Menciptakan lingkungan kerja yang lebih nyaman.
  • Mengelola distraction.
  • Meningkatkan fokus dan konsentrasi.

8. Mengelola Hubungan Dengan Orang Lain

  • Interpersonal relationship.
  • Effective communication.
  • Mengelola perbedaan.
  • Mengurangi konflik interpersonal.
  • Assertive communication.
  • Membangun hubungan kerja yang sehat.

9. Emotion Oriented Approach

  • Mengelola respons emosional.
  • Memahami hubungan pikiran dan emosi.
  • Emotional awareness.
  • Mengelola emosi negatif.
  • Developing emotional resilience.

10. Managing Mindset

  • Peran mindset dalam mengelola stress.
  • Positive thinking.
  • Mengelola negative thinking.
  • Reframing situation.
  • Mengelola persepsi terhadap tekanan.
  • Membangun pola pikir konstruktif.

11. ABC Technique

  • Memahami hubungan antara peristiwa, keyakinan dan respons emosional.
  • Mengenali automatic thought.
  • Mengevaluasi pola pikir.
  • Mengembangkan interpretasi yang lebih konstruktif.
  • Practical stress reframing.

12. Acceptance Oriented Approach

  • Mengenali situasi yang tidak dapat dikendalikan.
  • Acceptance dan adaptability.
  • Mengelola ekspektasi.
  • Letting go.
  • Fokus terhadap hal yang dapat dikendalikan.

13. Self-Care Untuk Mengurangi Stress

  • Memahami konsep self-care.
  • Mengenali aktivitas yang membantu mengurangi stress.
  • Menjaga energi dan kebugaran.
  • Healthy work habits.
  • Personal wellbeing.
  • Work-life balance.

14. Teknik Relaksasi

  • Relaxation awareness.
  • Breathing relaxation.
  • Menenangkan pikiran.
  • Mengelola tension.
  • Menciptakan waktu pemulihan.

15. Pemberdayaan Diri Untuk Mengelola Stress

  • Self empowerment.
  • Personal responsibility.
  • Mengenali kekuatan diri.
  • Membangun kepercayaan diri.
  • Mengembangkan resilience.
  • Menghadapi tantangan dengan sikap positif.

16. Meningkatkan Kualitas Hidup & Kualitas Kerja

  • Membangun healthy working habits.
  • Mengelola keseimbangan kehidupan dan pekerjaan.
  • Meningkatkan personal effectiveness.
  • Meningkatkan produktivitas secara sehat.
  • Membangun sustainable wellbeing.

17. Personal Stress Management Action Plan

  • Mengidentifikasi personal stressor.
  • Menentukan stress management priority.
  • Menentukan teknik pengelolaan stress yang sesuai.
  • Menyusun personal action plan.
  • Monitoring progress.
  • Continuous improvement.

Metode Training

  • Interactive Presentation
  • Discussion
  • Self Reflection
  • Case Study
  • Stress Management Exercise
  • Managing Mindset Exercise
  • Relaxation Practice
  • Sharing Experience
  • Personal Action Plan
  • Question & Answer

Target Peserta

  • Manager
  • Supervisor
  • Team Leader
  • Staff
  • Human Resources
  • Human Capital
  • Employee Relations
  • Learning & Development
  • Customer Service
  • Sales & Marketing
  • Operational Staff
  • Administrative Staff
  • Karyawan yang ingin meningkatkan kemampuan mengelola tekanan kerja

Trainer / Fasilitator

Dra. Psi. Ani Wijaya, MM Trainer Johnson Indonesia dengan kompetensi dalam Human Resource Management, People Development, Emotional Intelligence, Stress Management dan pengembangan sumber daya manusia.

Jadwal Training Mengelola Stress Kerja Di Masa Pandemi

Periode Tanggal Pelaksanaan
September 2026 09–10 September 2026
Oktober 2026 12–13 Oktober 2026
November 2026 11–12 November 2026
Desember 2026 08–09 Desember 2026
Januari 2027 12–13 Januari 2027
Februari 2027 09–10 Februari 2027
Maret 2027 23–24 Maret 2027
April 2027 13–14 April 2027
Mei 2027 11–12 Mei 2027
Juni 2027 08–09 Juni 2027
Juli 2027 13–14 Juli 2027
Agustus 2027 10–11 Agustus 2027
September 2027 14–15 September 2027
Oktober 2027 12–13 Oktober 2027
November 2027 09–10 November 2027
Desember 2027 07–08 Desember 2027

Catatan: Jadwal mengikuti brosur program Johnson Indonesia yang terindeks. Jadwal dapat mengalami perubahan. Mohon melakukan konfirmasi  kepada Johnson Indonesia sebelum pendaftaran.

Jam Pelaksanaan Training

  • Online Training: 2 hari, pukul 09.00–16.00 WIB.
  • Offline Training: 2 hari, pukul 09.00–16.00 WIB.

Metode Pelaksanaan

  • Online Training: Zoom Meeting.
  • Offline Training: Hotel / Johnson Training Center.
  • Private Training: Johnson Training Center.
  • In-House Training: dapat dilaksanakan di lokasi perusahaan.

Lokasi Training Jakarta

Alternatif lokasi pelaksanaan antara lain Hotel Ciputra Jakarta, Ibis Group, Hotel Oria Jakarta, Holiday Inn Jakarta Wahid Hasyim, Johnson Training Center atau hotel lain yang akan dikonfirmasikan.

Fee Investasi Training Mengelola Stress Kerja

Online Training

Rp 5.500.000/orang / 2 hari Waktu: 09.00–16.00 WIB.

Offline Training Jakarta

Rp 5.950.000/orang / 2 hari Minimal mengirimkan 3 peserta. Pelaksanaan di hotel.

Private Onsite Training

  • Rp 8.000.000/orang / 2 hari – PASTI RUNNING
  • Rp 5.950.000/orang / 1 hari – PASTI RUNNING

Lokasi: Johnson Indonesia Training Center.

Offline Training Luar Kota Jakarta

  • Rp 12.000.000/orang – PASTI RUNNING
  • Rp 8.500.000/orang – pengiriman 1–5 peserta.
  • Rp 8.000.000/orang – pengiriman di atas 5 peserta.

Fasilitas Training

  • Seminar Kit
  • Certificate
  • Lunch
  • Snack
  • Souvenir

Daftar Client Training

Program Mengelola Stress Kerja Di Masa Pandemi relevan untuk perusahaan manufaktur, perbankan, jasa keuangan, pertambangan, energi, telekomunikasi, retail, distribusi, konstruksi, pelayanan, pemerintahan, BUMN dan berbagai organisasi yang ingin membantu karyawan meningkatkan kemampuan mengelola tekanan kerja.

In-House Training Stress Management

Johnson Indonesia menyediakan In-House Training Mengelola Stress Kerja bagi perusahaan yang ingin membantu karyawan meningkatkan kemampuan mengelola tekanan, menjaga keseimbangan emosi, meningkatkan resilience dan mempertahankan produktivitas. Materi dapat disesuaikan dengan kondisi organisasi, termasuk Stress Management At Work, Emotional Intelligence, Employee Wellbeing, Time Management, Positive Mindset, Personal Effectiveness, Resilience, Work-Life Balance dan Managing Emotion.

Training Terkait Stress Management & Emotional Intelligence

Untuk memperkuat pemahaman peserta mengenai stress management, mindset, kecerdasan emosi dan personal effectiveness, berikut beberapa program terkait:

Mengapa Memilih Johnson Indonesia?

Training Mengelola Stress Kerja Di Masa Pandemi Johnson Indonesia mengintegrasikan pemahaman mengenai stress dengan pendekatan praktis seperti Emotional Intelligence, self-care, time management, managing mindset, relaksasi serta pemberdayaan diri. Johnson Indonesia merupakan Training Provider Since 2002 yang menyediakan Public Training, Online Training, Offline Training, Private Training dan In-House Training untuk berbagai kebutuhan pengembangan kompetensi karyawan dan organisasi.

FAQ Training Mengelola Stress Kerja

Apa yang dimaksud stress kerja?

Stress kerja merupakan respons individu terhadap tekanan, tuntutan atau kondisi pekerjaan yang dirasakan menantang kemampuan fisik, pikiran maupun emosinya.

Apakah semua stress berdampak buruk?

Tidak selalu. Tekanan pada tingkat tertentu dapat memberikan dorongan untuk bertindak dan menyelesaikan tugas. Masalah muncul ketika tekanan terlalu tinggi, berkepanjangan atau tidak dikelola secara tepat.

Bagaimana cara mengelola stress di tempat kerja?

Pengelolaan dapat dilakukan dengan mengenali sumber stress, mengatur waktu dan prioritas, mengelola mindset dan emosi, membangun komunikasi yang sehat, menggunakan self-care serta memberikan waktu untuk pemulihan.

Apa hubungan Emotional Intelligence dengan stress management?

Emotional Intelligence membantu seseorang mengenali emosi, memahami respons diri terhadap tekanan dan memilih cara bereaksi yang lebih efektif terhadap situasi sulit.

Apa itu Action Oriented Approach?

Action Oriented Approach berfokus pada tindakan untuk mengatasi sumber stress yang masih dapat dikendalikan, misalnya melalui problem solving, pengelolaan waktu dan perbaikan kondisi kerja.

Apa itu Acceptance Oriented Approach?

Acceptance Oriented Approach membantu seseorang menerima kondisi tertentu yang tidak dapat dikendalikan dan mengalihkan fokus pada hal-hal yang masih dapat dikelola secara konstruktif.

Siapa yang cocok mengikuti training ini?

Program sesuai untuk Manager, Supervisor, Team Leader, Staff serta karyawan dari berbagai fungsi yang ingin meningkatkan kemampuan mengelola tekanan dan menjaga produktivitas kerja.

Apakah tersedia In-House Training?

Ya. Johnson Indonesia menyediakan In-House Training Stress Management dengan materi dan pembahasan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan.

Informasi & Pendaftaran

Johnson Indonesia – Training Center Training Provider Since 2002 Telp: (021) 541 9152 HP / WhatsApp: 0815 972 5020 Email: infotraining27@gmail.com Website: www.trainingjohnson.com Website: www.trainingjohnson.com Hubungi Johnson Indonesia untuk informasi terbaru mengenai Training Mengelola Stress Kerja Di Masa Pandemi, Stress Management Training, Public Training, Online Training, Offline Training, Private Training maupun In-House Training.

Scroll to Top